Duh lama banget ga pernah buka blog… mohon maaf kepada semua pemosting blog saya, belum sempat saya balas, nanti saya pelajari dulu pertanyaannya baru dijawab (kalo salah kan ga enak). Bulan ini (Juli) adalah bulan pengumpulan tugas akhir atawa skripsi saya, bulan depannya sidangnya deh… jadi sibuk banget.. ampe pacar sendiri aja sampe ga dipeduliin… [ maaf ya sayang……🙂 ] jangankan itu, makan, minum, mandi aja ga inget… badan udah pada bau….😀

Ini saya coba tulis suatu artikel yang sedikit berhubungan dengan skripsi saya… mudah-mudahan dapat menambah pengetahuan aja, kalo ga ya buat ngingetin saya pada sidang nanti….😀

Pernah dapet SMS dari INDOSAT yang isinya :

Selamat, anda mendapatkan hadiah Rp. 30.000.000,00 pada undian “Naik-naik ke puncak gunung”. Raihlah puncak gunung impian anda… Hadiah akan ditransfer ke nomor rekening anda. Pajak hadiah ditanggung pemenang sebesar 25 %. kirimkan uang pajak tersebut ke no.rek xxx-xxx. Untuk lebih lanjut hubungi cust. service 021-8888888.

Kalau pernah anda tertipu… biasanya kan penipuan pake nomor pengirim yang jelas misalnya 0856xxxxxx, tapi berhubung Nokia adalah HP sejuta umat yang pada setiap akhir SMS nya ditulis Pengirim : INDOSAT. biasanya dipakai untuk penipuan, tapi kalau anda jeli anda teruskan baca pesan hingga mentok maka jelaslah bahwa pengirim bukan INDOSAT, melainkan 0856xxxxx. Kalau saya yang mendapatkan SMS itu, langsung saja ketahuan (soalnya saya ga pake nokia), dan langsung saya balas dengan makian, umpatan, isi kebun binatang atau apalah….

Tapi gimana kalau pengirim SMS tersebut bukan 0856xxxxx, tapi INDOSAT, TELKOMSEL, atau BNI, MANDIRI, etc. ? Apakah mungkin penipuan memakai nomor operator?

BISA, ITU BISA SAJA TERJADI !!!!

Penjelasannya gini, SMS merupakan suatu pengiriman data dengan protokol tertentu (ya protokol SMS), disana ada PDU nya dsb.. (gampangnya itu header/tanda pengenal deh). nah dalam header tersebut terdapat pengirim SMS dan sebagainya (waktu pengiriman, jenis SMS <SMS biasa, minta balasan/delevery report, flash SMS dll. <dan lupa lagi> >. kalau saja kita bisa mengganti PDU tersebut dengan modifikasi dari kita maka SMS palsu dapat dikirimkan. Hanya kekurangannya adalah, kita harus memiliki alat yang dapat memodifikasi PDU tersebut. Padahal alat tersebut adalah handphone, but operator tidak mengijinkannya.. (penjelasannya rumit…)

Tapi kalau kita ngirim SMSnya dari operatornya gimana? setuju gak? bisa kok… nih ada cara gampangnya… silahkan buka http://www.smscity.com dan daftar deh…

Lalu kirim anonymous SMS, pengirimnya bisa nomor siapa aja (bahkan dengan kata(huruf-huruf, ex: ‘INDOSAT’) pun bisa). Karena pada dasarnya nomor pengirim yang disertakan dalam header SMS berupa string (pokoknya karakter yang terbaca), jadi its OK. Tapi jangan pakai cara ini untuk tindak kejahatan!!! Saya menuliskannya disini bukan untuk mengajari jahat… tapi untuk memperingati anda agar WASPADA !!! jadi kalau dapet SMS model gitu, tanya dulu ke operator apakah benar…

true.jpg

NOTE

Tulisan ini sudah tidak update dan udh ga bisa dicoba…. kunjungi : Anonymous SMSnya ga bisa ya….? →