You are currently browsing the monthly archive for Desember, 2006.
Saya mendapatkan beberapa foto dalam bentuk *.jpg yang gambarnya masya Allah….
Ini kalau mau lihat
Atau kalau mau gambar yang lain bisa dikirim lewat email
apakah ada yang tau cara mengetahui apakah gambar-gambar ini asli atau palsu, nantikan tulisan saya selanjutnya…..
Jadi GIMANA SIH MEMBEDAKAN FOTO ASLI ATAU EDITAN ?
Melanjutkan cerita saya sebelumnya tentang teman saya yang kena tipu (maksudnya kerabatnya), saya mencoba mempraktekan si tukang kibul bin kurang ajar itu. Begini caranya :
1. Rekam suara telepon yang baru diangkat dalam sebuah perekam yang bagus… (biasanya <baca:seharusnya> bunyinya “nguuuuuuuuuuu…….ung”)
2. Telepon orang yang hendak kita tipu (ngibul dikit…..
)
3. Bicaralah apa saja, ngeboong apa kek….., terus setelah dia tutup teleponnya, telepon jangan kita tutup (maka telepon tetap terkoneksi, inilah biang keladi kelemahan telepon kabel). dengarkan lalu perdengarkan rekaman “nguuu..uung” pada si penerima, saat dia akan menelepon orang lain, kita mengetahui bahwa dia mengangkat kembali teleponnya (sampai saat ini masih terhubung dengan kita). dan saat dia mulai menekan tombol (harusnya bunyi “nuuut”), maka hentikan suara rekaman “nguuung”. setelah dia selesai memencet nomor lalu pura-puralah anda baru mengangkat telepon dan bilang “halo saya tetangga sebelah, yang laen lagi pada ke rumah kesit, eh sakit”. Nah si penelepon akan melongo ketika dia merasa menelepon ke nomor yang benar.
Itulah faktanya…… tapi mengapa kelemahan ini sangat mudah diketahui, tulisan saya berikutnya adalah mengotentikasi apakah benar si penerima benar, dengan cara paling sederhana (yang penting gak keluar duiiit…hehehe….) C.u.
Beberapa waktu yang lalu, salah seorang teman saya bercerita bahwa kakeknya yang tinggal di jakarta menginap di rumahnya di bekasi. namun pada suatu saat beliau sedang pergi dan tante teman saya ini mendapat telepon dari seseorang yang mengatakan bahwa kakek teman saya kecelakaan dan berdarah-darah (ga jelas pokoknya harus dioperasi!), akibatnya si tante teman saya disuruh mentransfer uang ke sebuah rekening (ngakunya dokter RSCM ! paling dokter GILA!). tante ini mau datang langsung tapi dicegah. akhirnya setelah memutuskan pembicaraan, tante menelepon ke bekasi, tapii…..
yang mengangkat seorang lelaki bego dan sinting, katanya semua orang dirumah lagi ke rumah sakit… (hayo, tante mulai cemas). terus katanya si lelaki sinting ini mengaku tetangganya…. (kalo gue busa mati lemas). Untungnya setelah melakukan penyelidikan dengan beberapa pihak terkait, tante yakin bahwa si lelaki itu benar-benar sinting. Lha wong kakek sedang sehat segar bugar di rumah salah seorang keluarganya kok…
Kok bisa….??? ikuti kelanjutan ceritanya di posting saya selanjutnya.
Apabila teori saya benar, maka terbukti… ini bisa dibuktikan secara ilmiah, bagaimana anda dapat mengambil alih telepon seseorang tanpa menyadapnya….
Sekarang saya sedang melakukan penelitian ini. simaklah :D
Piiuh, proposal tugas akhir akhirnya selesai juga, tapi menyisakan keberatan tersendiri…
rasanya agak plong, tapi kayaknya masih ngeganjel deh.
Protokol pada electronic election memang susah juga, apalagi sebelum ditemukannya kriptografi. Jadi electronic voting tuh ga pernah diimplementasiin ratusan tahun kali ya…
Kalo ga salah penemu pertama electronic voting tuh Thomas A. Edison, tapi karena ada banyak sekali masalah tidak pernah diimplementasiin sampe kriptografi menjadi solusi hal ini. itu pun masih ada banyak masalah. Tapi setidaknya dapat membantu.
Ada beberapa masalah dalam voting elektronik walaupun dengan kriptografi. misalnya apakah pusat pengumpulan suara tidak curang, ataukah aplikasi yang kita gunakan dipasangi keylogger atau sejenisnya, tentunya ini adalah masalah non-kripto yang dihadapi. Masalah ini hanyalah sebagian kecil dari masalah-masalah yang ada. Sekarang sampai sini dulu masalahnya, soalnya kalo kebanyakan bacanya pusing juga.
Sebenarnya artikel ini udah ngendog ampe 2 minggu, selama itu saya tidak pernah online… hehehe…


